
Goldfish Tank
📘 Profil Akuarium
Ditulis oleh: George Farmer
Artikel ini pertama kali diterbitkan di majalah Practical Fishkeeping edisi Mei 2010.
📏 Spesifikasi Akuarium
- Ukuran akuarium: 80 x 45 x 45 cm (32 x 18 x 18 inci)
- Tipe kaca: OptiWhite, dilengkapi kabinet
- Sistem filtrasi: Dua unit filter eksternal berukuran besar
- Pencahayaan: Lampu gantung Arcadia, menggunakan dua lampu T8 25 watt
- Dekorasi: Kerikil kuarsa hitam merek Unipac, kombinasi batu dan kerikil dengan berbagai ukuran
- Tanaman: Tanaman hias buatan merek Rosewood Sydeco
🐟 Ikan yang Dipelihara
Seluruh ikan berasal dari Star Fisheries:
Calico Ranchu, Black Moor, Calico Ryukin, Red Telescope, Red Oranda, Chocolate Orand













Ikan mas koki dan aquascaping adalah dua kata yang jarang sekali muncul dalam satu kalimat.
Jadi, ketika majalah PFK meminta saya untuk membuat sebuah setup khusus untuk ikan mas koki fancy, saya langsung menantikan tantangan baru ini dengan antusias.
Saya belum pernah memelihara ikan mas koki fancy berkualitas tinggi sebelumnya, sehingga saya sangat bersemangat untuk mencoba sesuatu yang sangat berbeda dari selera ikan saya biasanya.
1. Memilih Akuarium Berukuran Besar
Saya menggunakan akuarium OptiWhite tanpa bingkai dan tanpa penyangga atas (braceless rimless) berukuran 80 x 45 x 45 cm, dengan ketebalan kaca 10 mm.
Jenis kaca low iron memberikan kejernihan yang lebih tinggi, dan efeknya akan lebih terlihat pada kaca yang lebih tebal.
Akuarium ini diletakkan di atas kabinet yang serasi dan dilengkapi dengan lampu gantung di atas akuarium (overtank luminaire).
Namun, untuk ikan mas koki fancy, akuarium yang lebih besar dari ini akan lebih ideal.
2. Menambahkan Media Dasar (Gravel)
Saya menambahkan 10 kilogram kerikil hitam merek Unipac.
Saya tidak mencari lapisan yang tebal karena tidak ada tanaman hidup yang akan ditanam.
Kedalaman media dasar hanya cukup untuk menutupi dasar tanaman hias secara keseluruhan.
Warna kerikil hitam ini memberikan kontras yang menarik dengan tanaman dan ikan, terutama bila dipadukan dengan latar belakang (background) berwarna hitam.
3. Menata Tanaman Tinggi
Tanaman plastik tertinggi diletakkan terlebih dahulu.
Saya ingin menciptakan tampilan aquascape yang berundak (miring), sehingga tanaman tertinggi ditempatkan di sisi kiri akuarium.
Empat tanaman berbeda digunakan, disusun berdekatan agar daunnya saling menyilang dan menyatu, menciptakan kesan alami.
Sebagian besar tanaman yang digunakan adalah jenis spiky rush (berdaun runcing), untuk memberikan kontras tekstur dengan batu-batu halus di sekitarnya.
4. Menata Batu-Batu Besar
Batu-batu terbesar diletakkan di sekitar pangkal tanaman.
Selain menambah daya tarik visual, batu ini juga berfungsi untuk menyembunyikan bagian bawah tanaman, menciptakan transisi yang alami dari dasar akuarium yang datar ke elemen dekoratif.
Karena ukuran dan beratnya yang cukup besar, batu-batu ini perlu ditangani dengan hati-hati agar tidak terjatuh dan merusak kaca akuarium.
5. Menempatkan Tanaman
Tanaman-tanaman yang tersisa kemudian ditambahkan dengan mempertimbangkan tinggi tanaman, bentuk daun, warna, dan tekstur.
Luangkan waktu untuk mencoba berbagai posisi dan kombinasi tanaman, sama halnya saat menata batu-batuan.
Inilah salah satu keunggulan utama tanaman plastik dibanding tanaman asli — kamu bisa dengan mudah mengubah posisi dan susunannya sampai mendapatkan hasil yang paling menarik.
6. Menambahkan Batu-Batu Kecil
Setelah itu, batu dan kerikil berukuran kecil ditambahkan di sekitar batu-batu besar. Tujuannya adalah untuk menciptakan transisi yang lebih alami dan menghasilkan kesan kedalaman dan perspektif yang lebih baik.
Meskipun keseluruhan setup ini bersifat buatan (menggunakan elemen dekoratif sintetis), kita tetap bisa menerapkan prinsip dasar aquascaping untuk menciptakan tampilan yang estetis dan menarik.
7. Mengisi Air Menggunakan Selang
Air keran ditambahkan ke dalam akuarium menggunakan selang dari taman.
Dengan kapasitas hampir 160 liter (sekitar 35 galon), metode ini jauh lebih praktis dan menghemat tenaga dibanding harus mengangkut air dengan ember berulang kali.
Air yang digunakan cukup dingin, sehingga menyebabkan kondensasi pada permukaan kaca.
Saya segera mengelap kaca untuk mencegah tetesan air merembes ke kabinet baru dan merusaknya.
8. Sentuhan Akhir
Setelah proses siklus tanpa ikan (fishless cycling) selesai, akuarium siap diisi dengan ikan.
Untuk ikan mas koki, pemanas tidak diperlukan, dan pencahayaan hanya dinyalakan saat akuarium sedang dilihat.
Akuarium dengan ukuran seperti ini sebenarnya lebih ideal diisi tiga atau empat ekor ikan mas koki fancy, bukan enam ekor ikan besar seperti yang saya tambahkan dalam setup ini.
