Colombo Aquatest Testlab Professional

Paket Lengkap untuk Mengukur 7 Parameter Penting Air Akuarium Air Tawar

Colombo Testlab Professional adalah satu set alat uji lengkap untuk memeriksa 7 parameter penting dalam air akuarium air tawar.
Di dalamnya sudah tersedia tabung uji (test tube) dan petunjuk penggunaan yang jelas, sehingga sangat mudah digunakan bahkan bagi pemula.

Semua perlengkapan disimpan dalam satu kotak plastik praktis, agar tetap rapi dan mudah dibawa. Jika salah satu jenis test habis, kamu bisa membeli isi ulangnya secara terpisah dengan produk Colombo Aqua Test.

Isi paket ini mencakup tes profesional untuk:

  • pH – tingkat keasaman air
  • GH – total kandungan mineral/kekerasan air
  • KH – kemampuan air menetralkan asam (penyangga pH)
  • NO2 (Nitrit) – senyawa beracun hasil pemecahan amonia
  • NO3 (Nitrat) – hasil akhir dari siklus nitrogen, penyebab alga
  • NH3 (Amonia) – zat beracun yang dihasilkan dari kotoran ikan
  • PO4 (Fosfat) – penyebab pertumbuhan alga jika berlebihan

Dengan satu kotak Colombo Aqua Testlab, kamu bisa melakukan hingga 40 kali pengujian untuk masing-masing parameter, atau total 280 tes air!

Colombo AQUATEST Amonia

🧪 Apa Itu Colombo AQUATEST Amonia?

Colombo AQUATEST Amonia (NH₃/NH₄⁺) adalah alat uji tetes (drop test) yang digunakan untuk mengukur kadar amonia dalam air akuarium.
Amonia adalah zat beracun yang berasal dari:

  • Kotoran ikan
  • Sisa pakan
  • Pembusukan tanaman atau hewan mati

Tes ini sangat penting karena tingkat amonia yang tinggi bisa membunuh ikan bahkan dalam waktu singkat.


⚙️ Cara Kerja Tes Amonia Colombo

  1. Ambil air akuarium ke dalam tabung uji yang disediakan (biasanya 5 ml).
  2. Teteskan larutan penguji (reagen) sesuai instruksi di botol (biasanya 2–3 jenis cairan, tetes berurutan).
  3. Kocok ringan atau aduk pelan untuk mencampur.
  4. Tunggu beberapa menit (biasanya 5 menit).
  5. Bandingkan warna larutan dengan kartu warna (color chart) yang disertakan di dalam kit.
    • Semakin gelap/hijau warnanya, semakin tinggi kadar amonia-nya.

🔍 Apa yang Diukur?

Tes ini mendeteksi NH₃ (amonia bebas) dan NH₄⁺ (amonium).

  • Pada pH rendah, amonia lebih banyak dalam bentuk NH₄⁺ (kurang beracun)
  • Pada pH tinggi (di atas 7.5), lebih banyak NH₃ (sangat beracun)

Karena itu, penting juga mengukur pH saat membaca hasil amonia.


📌 Kapan Harus Melakukan Tes Amonia?

  • Saat setting akuarium baru (cycling)
  • Jika ikan terlihat stress, mengambang, atau nafsu makan menurun
  • Setelah menambah jumlah ikan
  • Saat terjadi mati mendadak tanpa sebab jelas

🧯 Apa yang Harus Dilakukan Jika Amonia Tinggi?

  • Ganti air (water change) 30–50%
  • Kurangi pemberian pakan sementara
  • Tambahkan bakteri nitrifikasi (misal: Colombo Bactuur Clean)
  • Pastikan filter biologis bekerja optimal

Colombo AQUATEST GH

💧 Apa Itu Colombo AQUATEST GH?

Colombo AQUATEST GH adalah alat uji tetes yang digunakan untuk mengukur General Hardness (GH) atau kekerasan total air di akuarium air tawar.

GH menunjukkan jumlah total mineral terlarut, khususnya kalsium (Ca²⁺) dan magnesium (Mg²⁺), yang penting untuk:

  • Pertumbuhan ikan dan tanaman
  • Keseimbangan biologis
  • Mencegah stres pada ikan

⚙️ Cara Kerja Test Colombo GH

  1. Isi tabung uji dengan air akuarium sebanyak 5 ml (menggunakan alat ukur yang disediakan).
  2. Teteskan cairan reagen GH satu tetes setiap kali, lalu kocok ringan tabung setelah setiap tetesan.
  3. Warna larutan akan berubah dari merah muda menjadi hijau.
  4. Hitung jumlah tetesan yang diperlukan hingga air berubah dari merah muda ke hijau stabil (bukan hanya kehijauan samar).

📊 Interpretasi Hasil

  • Jumlah tetes = tingkat kekerasan air (GH) dalam °dH (derajat Jerman)
    • 1 tetes = 1 °dH
  • Contoh:
    • 4 tetes = 4 °dH → air lunak
    • 10 tetes = 10 °dH → air sedang
    • 15 tetes = 15 °dH → air keras

🎯 Rentang GH Ideal

Jenis AkuariumGH Ideal
Aquascape/Tanaman4–8 °dH
Ikan tropis umum6–12 °dH
Ikan Afrika (Malawi)10–18 °dH

📝 Tips Penggunaan

  • Lakukan tes setidaknya seminggu sekali
  • GH tidak berubah drastis, tapi perlu dikontrol agar tetap stabil
  • Jika GH terlalu rendah: tambahkan mineral supplement atau kondisioner air
  • Jika GH terlalu tinggi: bisa dilakukan dilusi dengan air RO (reverse osmosis)

Colombo AQUATEST Nitrite

🧪 Apa Itu Colombo AQUATEST Nitrite?

Colombo AQUATEST Nitrite (NO₂) adalah alat uji tetes yang digunakan untuk mengukur kadar nitrit dalam air akuarium.
Nitrit adalah senyawa beracun hasil pertengahan dari proses penguraian amonia dalam siklus nitrogen. Kadar nitrit yang tinggi bisa menyebabkan keracunan dan kematian pada ikan, terutama di akuarium baru atau saat sistem filtrasi tidak optimal.


⚙️ Cara Kerja Colombo AQUATEST Nitrite

  1. Isi tabung uji dengan 5 ml air akuarium menggunakan alat ukur yang disediakan.
  2. Teteskan cairan uji (reagen) sesuai petunjuk (biasanya dua jenis cairan: NO2-1 dan NO2-2).
  3. Kocok perlahan setelah setiap penambahan cairan.
  4. Tunggu sekitar 2–5 menit agar warna bereaksi dengan nitrit di dalam air.
  5. Bandingkan warna larutan dengan color chart yang tersedia di kemasan:
    • Warna pucat → kadar nitrit rendah atau nol
    • Warna ungu/merah muda → kadar nitrit tinggi

📊 Interpretasi Hasil

Warna ReaksiKadar NO₂ (ppm)Status
Tak berwarna0.0 ppmAman
Kuning muda0.1–0.25 ppmWaspada
Merah muda0.5–1.0 ppmBerbahaya
Ungu>1.0 ppmSangat berbahaya

🐟 Dampak Nitrit pada Ikan

  • Nitrit mengganggu kemampuan darah ikan untuk mengikat oksigen (mirip “keracunan darah”)
  • Ikan bisa terlihat megap-megap, lesu, atau mati mendadak

🔄 Kapan Harus Tes Nitrit?

  • Saat siklus akuarium baru (cycling)
  • Bila ada perubahan besar populasi ikan
  • Setelah mati mendadak
  • Bila filter biologis terganggu (misalnya setelah dibersihkan berlebihan)

🧯 Jika Nitrit Tinggi, Apa yang Harus Dilakukan?

  • Ganti air (30–50%)
  • Tambahkan bakteri nitrifikasi (misalnya: Colombo Bactuur)
  • Kurangi pemberian pakan sementara
  • Pastikan filter biologis aktif dan tidak terganggu

Colombo AQUATEST Ph

🧪 Apa Itu Colombo AQUATEST pH?

Colombo AQUATEST pH adalah alat uji tetes (drop test) yang digunakan untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan air akuarium.
pH (potential of Hydrogen) menunjukkan sejauh mana air bersifat asam (pH < 7), netral (pH = 7), atau basa (pH > 7).
Menjaga pH yang stabil sangat penting karena:

  • pH memengaruhi kesehatan ikan dan tanaman
  • Perubahan pH mendadak dapat menyebabkan stres atau kematian pada ikan

⚙️ Cara Kerja Colombo AQUATEST pH

  1. Isi tabung uji dengan 5 ml air akuarium
  2. Teteskan cairan uji pH (biasanya hanya 1 jenis reagen) sesuai instruksi, biasanya 4 tetes
  3. Kocok ringan tabung agar reagen tercampur rata
  4. Warna larutan akan berubah dalam hitungan detik
  5. Bandingkan warna hasilnya dengan color chart yang tersedia

📊 Interpretasi Hasil Warna (Contoh)

Warna CairanNilai pHKeterangan
Kuning6.0 – 6.4Asam, bisa berbahaya untuk ikan tertentu
Hijau muda6.8 – 7.2Netral, ideal untuk ikan tropis
Biru7.6 – 8.4Basa, cocok untuk ikan Afrika, guppy, molly

Catatan: Colombo memiliki varian test pH berbeda untuk pH rendah (Low Range) dan tinggi (High Range). Pastikan kamu pakai yang sesuai dengan kebutuhan akuariummu.


🐠 Berapa pH yang Ideal?

Jenis AkuariumpH Ideal
Aquascape/Tanaman6.5 – 7.2
Ikan Tropis Umum6.8 – 7.4
Ikan Afrika/Molly/Guppy7.5 – 8.2

🧯 Jika pH Tidak Sesuai?

  • Jika terlalu rendah (terlalu asam):
    • Tambahkan KH booster atau penstabil pH
    • Ganti sebagian air dengan air yang pH-nya lebih tinggi
  • Jika terlalu tinggi (terlalu basa):
    • Tambahkan kayu driftwood atau CO₂ (jika pakai aquascape)
    • Ganti sebagian air dengan air yang lebih lunak/pH netral

📝 Tips Penggunaan:

  • Lakukan pengujian pH secara rutin, minimal seminggu sekali
  • Uji pH di waktu yang sama setiap hari (pagi atau malam), karena pH bisa berubah sepanjang hari
  • Stabilitas lebih penting daripada angka sempurna — pH yang konsisten lebih aman untuk ikan
Artikel Icon Mari Membaca Artikel kami..
WA Icon WhatsApp
Scroll to Top