
Jasa Design Aquarium Aquascape Profesional
Pembuatan aquarium aquascape membutuhkan proses yang terencana agar hasil akhir sesuai dengan kebutuhan dan karakter ruang Anda. Kami mengutamakan pendekatan personal untuk memastikan setiap aquarium dirancang dan diwujudkan secara optimal, fungsional, serta estetik.

Proses Awal Pengukuran
Proses awal pembuatan aquarium custom dimulai dari penentuan ukuran yang disesuaikan dengan kondisi dan layout ruangan—baik rumah, kantor, maupun area lainnya. Kami membantu merancang dimensi aquarium agar terlihat proporsional dan menyatu dengan lingkungan sekitarnya.
Apabila masih ragu menentukan ukuran atau penempatan, Anda dapat menghubungi kami untuk menjadwalkan survei langsung ke lokasi. Tim kami akan melakukan pengukuran sekaligus memberikan konsultasi mengenai peletakan aquarium, ukuran ideal, serta tema desain yang sesuai dengan ruangan dan jenis ikan.
Untuk lokasi yang masih dalam tahap pembangunan atau renovasi, kami siap berkoordinasi dengan arsitek atau kontraktor. Kolaborasi ini memastikan sistem pendukung aquarium—seperti listrik, air, dan struktur penopang—dirancang sejak awal secara optimal dan efisien.



Proses Penggambaran Sketsa Sistem Aquarium
Setelah ukuran akuarium ditentukan, kami akan menyusun sketsa sistem secara lengkap dalam bentuk 2D maupun 3D untuk memberikan gambaran visual yang jelas dan mendetail mengenai bentuk akhir akuarium, tata letak, serta komponen perlengkapan teknis yang akan digunakan. Sketsa 2D digunakan untuk memperlihatkan dimensi dan posisi instalasi secara teknis, sementara sketsa 3D membantu memvisualisasikan tampilan aquarium secara menyeluruh dalam ruang.
Fokus utama kami adalah merancang sistem yang optimal agar ekosistem dalam akuarium aquascape dapat tumbuh seimbang dan stabil. Sistem yang terstruktur dengan baik akan menjaga kualitas air, sirkulasi, pencahayaan, dan aspek teknis lainnya sehingga akuarium mampu bertahan dalam kondisi ideal untuk jangka panjang, dan terus memberikan keindahan di rumah atau kantor Anda.
Dengan adanya sketsa ini, Anda tidak hanya mendapatkan visualisasi yang detail dan realistis, tetapi juga memungkinkan kami untuk menyusun penawaran harga yang akurat berdasarkan sistem dan kebutuhan teknis yang sudah dirancang. Sketsa menjadi acuan penting dalam memastikan proses pembangunan aquarium berjalan sesuai harapan dan efisien.
Intip desain dan sketsa 3D proyek-proyek terbaik kami,



Pemilihan Tema Desain Aquarium Aquascape


Langkah selanjutnya dalam proses pembuatan akuarium aquascape adalah pemilihan tema desain. Anda bebas mengajukan ide atau konsep desain yang diinginkan—baik itu tema natural, pegunungan bawah air, hutan tropis, hingga konsep minimalis modern. Tim Aquascape Design Jakarta juga akan memberikan berbagai referensi tema menarik sebagai bahan pertimbangan, lengkap dengan visual pendukung.
Pilihan tema tidak dibatasi pada satu konsep saja. Jika Anda ingin menggabungkan dua atau tiga tema sekaligus dalam satu desain, kami akan dengan senang hati mewujudkannya. Untuk memastikan hasil akhir sesuai dengan ekspektasi, kami akan menggabungkan elemen-elemen dari beberapa tema pilihan Anda ke dalam visual representasi, kemudian mengirimkannya kepada Anda untuk direview. Dengan begitu, Anda bisa melihat gambaran akhir dari desain aquascape sebelum proses realisasi dimulai, memastikan setiap detail sesuai dengan selera dan harapan Anda.

Proses Pembayaran Down Payment
Pekerjaan akan dimulai setelah dilakukan pembayaran Down Payment (DP) sebagai bentuk komitmen awal. Besaran DP ditentukan berdasarkan kebijakan Aquascape Design Jakarta dan disesuaikan dengan total nilai proyek atau invoice akhir.
Seluruh proses pembayaran akan dilengkapi dengan bukti administrasi yang lengkap dan resmi, seperti invoice, tanda terima, serta rincian transaksi. Dokumen ini tidak hanya menjadi bukti transparansi dari pihak kami, tetapi juga berguna bagi Anda untuk keperluan dokumentasi atau referensi di kemudian hari.

Contoh timeline proses aquascape

Proses Preparation & Produksi
Pada tahap ini, kami mulai melakukan persiapan menyeluruh, termasuk menyiapkan seluruh peralatan dan komponen sistem yang akan digunakan dalam akuarium Anda. Selain itu, proses produksi akuarium dan kabinet akan segera dimulai sesuai dengan spesifikasi dan penawaran yang telah disepakati sebelumnya.
Untuk akuarium dengan ukuran di bawah 2 meter, proses produksi biasanya memakan waktu sekitar 7–10 hari kerja. Waktu ini terutama digunakan untuk proses pengeringan sealant kaca guna memastikan kekuatan dan daya rekat antar kaca benar-benar optimal, sehingga struktur akuarium kokoh dan tahan lama.
Secara paralel, kami juga menyiapkan tanaman air dan elemen dekoratif sesuai dengan tema yang telah dipilih. Jika memungkinkan, hardscape (seperti batu dan kayu) akan kami susun terlebih dahulu di workshop untuk mempercepat proses instalasi di lokasi. Dengan sistem ini, waktu pengerjaan di lapangan menjadi lebih efisien, sehingga dapat difokuskan pada tahap finishing dan proses penjernihan air.
Seluruh progres pekerjaan akan kami laporkan secara berkala melalui WhatsApp, agar Anda tetap mendapatkan update real-time selama proses berjalan.

Hari H Pengerjaan di Lokasi Anda
Di hari H, kami akan melakukan proses instalasi langsung di lokasi Anda. Mulai dari penempatan aquarium dan kabinet, instalasi sistem pendukung, hingga pelaksanaan desain aquascape.
Untuk pelaksanaan kerja dilapangan, biasanya aquarium di bawah 2 meter biasanya memakan waktu sekitar 2 hari kerja.
Pekerjaan meliputi:
Day 1: Instalasi Aquarium dan Cabinet serta system secara keseluruhan, Mulai peletakkan hardscape dan media tanam.
Day 2: Finishing Hardscape, Planting dan pengisian air serta finishing.



Pengisian Ikan
Pengisian ikan dilakukan paling cepat satu minggu setelah proses setup awal akuarium. Penundaan ini bertujuan menstabilkan kondisi air, terutama menekan lonjakan amonia pada fase awal. Kenaikan amonia bisa disebabkan oleh sisa kotoran dari hardscape, proses adaptasi tanaman dari daun darat ke daun air (yang terkadang menyebabkan peluruhan daun atau rontok), serta media tanam seperti soil yang masih baru.
Selain itu, pada fase awal ini, koloni bakteri pengurai belum berkembang secara sempurna, sehingga proses penguraian amonia menjadi nitrit dan kemudian nitrat belum berjalan optimal. Oleh karena itu, penting untuk memberikan waktu agar ekosistem dalam akuarium membentuk keseimbangan biologis terlebih dahulu.
Saat proses pengisian ikan dilakukan, kami juga akan melakukan maintenance awal, termasuk pengecekan elemen-elemen yang mungkin terlepas, serta perbaikan pada bagian yang memerlukan pengeleman ulang. Kami juga akan melakukan penggantian air sebanyak 50–70% untuk menurunkan kadar amonia hingga berada pada level aman.
Setelah tahap ini selesai, akuarium akan masuk ke fase perawatan rutin, di mana ekosistem yang sudah terbentuk mulai dipelihara secara berkala untuk menjaga kestabilannya.
